Begini Cara Menghitung Bunga Deposito Bank Mandiri

Apakah Anda adalah salah satu nasabah Bank Mandiri yang loyal dan setia? Apakah Anda juga merupakan nasabah yang sudah lama merasakan keuntungan yang nyata dari menabung di Bank Mandiri? Jika jawabannya “Ya”, maka Anda mungkin harus mencoba produk Bank Mandiri lainnya yang aman tapi lebih menguntungkan untuk menambah saldo di rekening Anda. Cara tersebut yakni dengan menginvestasikan dana dalam bentuk deposito. 

Seperti kita ketahui, Deposito merupakan salah satu jenis investasi yang tergolong aman sebab ia dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan. Secara singkat, Deposito bisa dipahami sebagai tabungan yang memiliki jangka waktu tertentu, serta bunganya pun lebih tinggi dari pada ketika Anda menabung dengan cara yang biasa. Jangka waktu tersebut di antaranya terdiri dari satu bulan, tiga bulan, enam bulan, dua belas bulan hingga dua puluh empat bulan. 

Namun sebelum kita megetahui lebih lanjut tentang bunga deposito Bank Mandiri, ada baiknya kita belajar singkat dulu tentang deposito secara umum. Tujuannya agar Anda bisa lebih bijak dan cerdas dalam memilih deposito yang benar-benar sesuai dengan kemampuan dan keinginan Anda. Untuk keterangan lebih jelas, mari simak uraian berikut ini: 

  1. Pengertian Deposito Menurut Undang-Undang

Deposito Bank Mandiri

Deposito merupakan salah satu jenis investasi yang aman dan dilindungi undang-undang. Pengertian tentang deposito tertera dalam Undang-Undang No. 10/1998 Tentang Perubahan Undang-Undang No. 7 Tahun 1992 Tentang Perbankan. 

Dalam undang-undang tersebut, dijelaskan bahwa deposito adalah simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan pada waktu tertentu berdasarkan perjanjian nasabah penyimpan dengan bank. Sebagaimana telah dijelaskan di atas, penarikan dana dilakukan dalam jangka waktu tertentu atau disebut juga dengan “Tenor”. Jika Anda melakukan pencairan deposito sebelum jangka waktu yang disepakati, maka Anda akan dikenai denda yang cukup besar. 

  1. Jenis-Jenis Deposito

Sebelum mengetahui dan terlibat dalam bunga deposito Bank Mandiri, Anda juga harus mengetahui tentang jenis-jenis deposito. Di mana Deposito yang berlaku di Indonesia terdiri dari Deposito Berjangka (DB), Sertifikat Deposito dan Deposito On-Call. Terdapat penjelasan lebih lanjut tentang pengertian masing-masing deposito. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa berkonsultasi langsung dengan teller bank Mandiri. 

  1. Suku Bunga Deposito

Terdapat beragam suku bunga yang ditetapkan oleh bank, termasuk juga bunga deposito Bank Mandiri. Namun, semua bank tetap mengacu pada kebijakan dari otoritas bank sentral tertinggi di Indonesia yaitu Bank Indonesia. 

Meski begitu, deposito menjadi produk investasi yang menarik sebab suku bunganya selalu lebih tinggi dari pada suku bunga tabungan biasa. Di mana bunga deposito ada di kisaran 3 hingga 7 persen. Sementara suku bunga tabungan hanya di kisaran 0 hingga kurang dari 3 persen saja. 

Selain suku bunganya yang lebih menarik, berinvestasi di deposito juga relatif stabil dan berisiko rendah di mana nilai pokok uang investasi kita tidak akan berkurang. Ini berbeda dengan saham di mana nilai pokoknya bisa fluktuatif. Selain itu, keamanan deposito juga telah dijamin oleh LPS. 

Lantas bagaimanakah dengan bunga deposito Bank Mandiri? Untuk saat ini, Deposito yang diberlakukan di Bank Mandiri terdiri dari dua jenis, yakni Deposito Rupiah dan Deposito Valas. Berfokus pada deposito rupiah, Anda setidaknya harus memebuhi persyaratan berikut ini agar bisa mengajukan deposito. Syarat tersebut adalah sebagai berikut: 

  1. Tercatat sebagai nasabah resmi Bank Mandiri, dibuktikan oleh kepemilikan rekening Mandiri Tabungan atau Mandiri Giro.
  2. Memiliki minimum penempatan deposito sebesar Rp 10 juta jika Anda melakukan pembukaan melalui kantor cabang, atau uang sebesar minimal Rp 1 juta jika Anda melakukan pembukaan melalui e-Banking (Mandiri SMS, Mandiri Internet, atau Mandiri Call).
  3. Jika pengajuan deposito untuk perorangan, maka Anda harus berstatus sebagai Warga Negara Indonesia (WNI). Hal ini dibuktikan dengan kepemilikan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Surat Izin Mengemudi (SIM) atau Paspor asli.
  4. Warga Negara Asing (WNA) juga berpeluang untuk menyimpan deposito dan mendapatkan bunga deposito Bank Mandiri dengan cara menunjukkan Paspor dan KIMS/KITAS alias Kartu Ijin Menetap Sementara/Kartu Ijin Tinggal Sementara.
  5. Bagi perusahaan atau unit usaha yang ingin mengajukan deposito Bank Mandiri, Anda harus menyertakan KTP, SIM atau Paspor pejabat yang berwenang, menyertakan SIUP, NPWP serta Akte Pendirian Perusahaan dan perubahannya yang terakhir serta materai.

Adapun fasilitas dan kelebihan deposito dari Bank Mandiri adalah sebagai berikut: 

  1. Terdapat sejumlah pilihan tenor alias jangka waktu penarikan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Jangka waktu tersebut di antaranya satu bulan, tiga bulan, enam bulan, dua belas bulan dan dua puluh empat bulan. 
  2. Berlaku sistem Automatic Roll Over alias ARO di mana Anda bebas memperpanjang deposito secara otomatis.
  3. Anda diberi keleluasaan pilihan untuk menginvestasikan kembali bunga deposito ke pokok deposito atau ditransfer ke rekening Mandiri Giro atau Mandiri Tabungan yang dapat ditarik setiap saat.
  4. Anda bisa mendapatkan bunga deposito Bank Mandiri untuk diterima di muka, sehingga Anda tidak perlu membayar penuh sesuai jumlah yang Anda ingin tempatkan pada Mandiri Deposito Rupiah.
  5. Anda bisa membuka deposito atas nama dua orang pribadi alias joint account. Ini merupakan fasilitas yang jarang tersedia pada deposito lainnya.
  6. Anda bisa memperoleh fasilitas Dana Tunai Mandiri dengan Deposito Anda sebagai jaminannya. Dengan kata lain, Anda bisa mengajukan pijaman ke Bank Mandiri dengan deposito sebagai jaminannya. Jadi, Deposito Anda tetap menghasilkan bunga, sementara itu, apapun kebutuhan Anda dapat dipenuhi dengan cepat dan mudah. 
  7. Bunga deposito Bank Mandiri bersifat kompetitif. Ini membuat investasi Anda lebih cepat berkembang, di mana Suku Bunga Deposito dihitung per tahun. 

Informasi tentang bunga deposito Bank Mandiri dan jenis investasi dengan deposito Bank Mandiri bisa lebih jelas Anda dapatkan ketika Anda benar-benar ingin melakukan investasi dalam waktu dekat. Anda akan mendapatkan panduan dan layanan konsultasi bersama para petugas bank yang ramah dan cerdas. 

Ketika Ada ingin berinvestasi dengan deposito serta ingin mengetahui lebih detil seputar bunga deposito Bank Mandiri, jangan ragu untuk bertanya dan meminta saran dari orang-orang terdekat. Meski keuntungan investasi pada deposito tidak sebesar ketika Anda bermain saham dan Forex, Anda bisa mendapatkan keuntungan dari kestabilan dan keamanan deposito yang tersedia di Bank Mandiri. 

Lagi pula, deposito akan tetap jauh lebih menguntungkan ketimbang Anda hanya menabung dan menumpuk uang di bank, tapi hanya mendapatkan suku bunga di bawah 3 persen. maka ketika situasi ini terjadi, bukankah lebih baik Anda menabung dengan cara yang lebih menguntungkan, yakni dengan menyimpannya dalam bentuk deposito?

Meski begitu, pada akhirnnya semua keputusan mengenai pengaturan keuangan harus dikembalikan kepada Anda masing-masing, menyesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan. Lagi pula, selain dengan deposito, Anda bisa melakukan investasi dengan cara lainnya yang mungkin dirasa lebih aman tapi tetap menguntungkan.